MUI imbau muslim untuk tidak persoalkan kandungan Babi pada Vaksin polio

KBRN, Jakarta : Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Huzaemah T Yanggo mengimbau masyarakat untuk tidak mempersoalkan kandungan babi pada vaksin Polio.

Menurut Huzaemah selagi belum ada obat alternatif vaksin Polio yang bersih dari Babi, maka Islam membolehkan.

“Bahannya vaksin masih mengandung babi memang tidak boleh, namun karena ini untuk kesehatan ya dibolehkan. Inikan lil hajat kebutuhan yang mendesak, kebutuhan besar menjadi darurat dan ngancam jiwa seseorang maka itu MUI membolehkan,” terang Huzaemah dalam wawancara bersama televisi swasta di Jakarta, Kamis (10/3/2016).

Oleh karena itu MUI secara resmi mendukung program imunisasi di Indonesia, termasuk PIN Polio 2016 sebagaimana tercantum dalam fatwa MUI Nomer 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi yang ditetapkan pada 23 Januari 2016. Fatwa dikeluarkan untuk mengatasi masalah penolakan kegiatan imunisasi yang kerap hadir di tengah masyarakat akibat paham dan cara pandang keagamaan.

Bagikan ke :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *